Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sedih Banget

Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Lengan - Seperti kebanyakan opini-opini mengenai cinta yaitu "cinta takkan ada habisnya untuk di bahas" seperti yang satu ini sampai-sampai cinta yang bertepuk sebelah tangan juga ada puisinya,hhehee seperti apa sih puisi bertemakan cinta sedih yang bertepuk sebelah lengan ini, yup mari kita simak berikut uasannnya di bawah ini untuk anda, semoga jadi inspirasi dan menjadi pelipur lara ketika cinta anda di tolak dan tidak di tanggapi apa-apa,,hehehe.

Kumpulan puisi cinta bertepuk sebelah tangan kahlil gibran, kata kata indah bertepuk sebelah tangan, puisi cinta bertepuk sebelah tangan bahasa inggris dan artinya, puisi cinta bertepuk sebelah tangan blog, puisi jatuh cinta diam-diam, pantun cinta bertepuk sebelah tangan, ketika cinta bertepuk sebelah tangan dalam islam. 

 

Cintailah aku seperti aku mencintaimu


Kekasih
Cintailah aku
Tidakkah engkau tau aku sekarat karena menanam cinta untukmu
Cinta yang akan meracuniku hingga lenyap.

Kekasih
Cintailah aku
Seperti fajar mencintai pagi
Menghangatkannya dengan sinar
Dan alunan burung burung kecil.


Kekasih
Cintailah aku
Seperti malam mencintai bintang bintang di hajat langit
Seperti tulus bulan mencintai awan hitam.

Kekasih
Cintailah aku
Dengan caramu
Dengan rasa di dada
Dengan sayangmu
Cintailah aku seperti jasadku mencintai jasadmu
Karena aku sangat ingin di cintai oleh angin sepertimu.


Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini?


Ini tentang rasa bernama cinta
Perasaan yang dalam anganku teramat indah
Hingga semuanya berubah ketika aku bertemu dengannya.

Aku bertemu dengannya karena takdir
Takdir yang mengajariku apa itu cinta
Untuk pertama kalinya aku jatuh cinta padanya
Hanya sekali tatap ia langsung bisa membuatku terbang.

Sungguh nikmat rasanya jatuh cinta
Sesuatu di dalam dadamu menari nari
Nafasmu terbang memburu
Keringat setia hadir menambah gugup.

Hari itu adalah hari di mana aku jatuh dalam perasaan bernama cinta
Hari yang sangat membahagiakan
Sangat menyenangkan
Indah rasanya, dunia berhenti menari.

Aku jatuh cinta padanya
Pada pribadinya yang lembut dan malu malu
Pada tutur katanya
Pada agamanya
Dan pada dirinya.

Aku jatuh cinta pada semua hal yang ada pada dirinya
Ingin rasanya kujadikan ia bintang di hatiku
Kujadikan ia cahaya di pagiku
Kujadikan ia semua hidupku.

Betapa bahagianya aku karena telah jatuh cinta padanya
Hingga semuanya berubah
Semuanya berubah dalam hatiku.

Ternyata cinta yang kupunya hanya tanah yang merindukan langit
Hanya kunang kunang yang merindukan kupu kupu
Hanya gunung yang merindukan laut.

Cinta yang kupunya bertepuk sebelah tangan
Cinta yang kupunya hanya perasaan yang kurasa sendiri
Dia mencintai orang lain, teramat mencintai
Dan tidak akan pernah bisa membalas cintaku.

Inilah akhirnya sakit yang kurasa
Hati ini rasanya mati hancur
Rasa marah, sakit hati, kecewa menyatu menutup hati
Sakit rasanya.

Apa jatuh cinta harus sesakit ini rasanya?
Apa setiap cinta yang kita rasa akan ada rasa sakit yang harus kita rasa?
Mungkinkah rasa sakit itu sepaket dengan rasa bahagia yang kita rasa?

Untuk pertama kalinya aku hancur karena cinta
Di bunuh oleh perasaan bodoh
Di tikam hingga sampai akar hati
Akan kujadikan ini cinta terakhir dan sakit hati terakhir.


Aku lelah


Aku lelah dengan semua ini
Dengan sandiwara cinta ini
Lelah pura pura baik saja
Lelah menjadi tamengmu

Aku lelah dengan tingkahmu
Dengan cintamu yang membunuhku selalu
Dengan rasa yang kusimpan hingga batu
Ingin rasanya kuakhiri

Aku lelah
Hancur hatiku saat kulihat dengannya
Ingin rasanya aku memarahimu
Tapi apa daya aku bukanlah kekasihmu
Aku hanya sahabat.

Ku pura pura menjadi sahabatmu
Tidak ingin aku kehilanganmu
Aku rela menjadi sahabat
Karena kutahu  cintamu hanya untuknya bukan untukku
Cintaku bertepuk sebelah tangan.


Andai Kamu Tahu


Ini kisahku
Aku yang terlalu mencintaimu
Kamu yang tidak akan mencintaiku
Kita bersama membuat sebuah kisah.

Kisah yang membuatku hampa
Kisah yang menjadikan aku boneka
Karena aku teramat mencintaimu
Aku menjadi patung hidup untukmu.

Aku selalu menjadi sosok fiktif
Sosok yang tidak memiliki suara
Bahkan untuk menangis
Sosok yang tidak memiliki tenaga
Bahkan untuk melepaskan diri dari rantaimu.

Yang kutahu hanya satu
Bahwa aku sangat mencintaimu
Dengan hatiku yang hancur
Aku masih berani berharap pada tuhan
Untuk menjadikanmu kekasihku.

Aku bodoh aku tahu itu
Karena itulah aku menderita karena cinta
Hatiku sekarat karena cinta
Tubuhku sakit karena cinta
Dan hidupku hancur karena cinta bertepuk sebelah tangan.

Aku mencintai dia yang tidak pernah mencintaiku
Aku melihat dia yang tidak pernah melihatku
Aku membahagiakan dia yang tidak pernah membahagiakanku
Aku menangisi dia yang tidak pernah menangisiku
Aku mendoakan dia yang tidak pernah mendoakanku.

Salahkah aku jika aku melakukannya?
Apakah bisa di sebut bodoh jika kita berjuang nyawa untuk cinta kita?
Meski tiada kata mudah
Dan pantang ku ucap kata menyerah
Kan kuperjuangkan cintaku untuknya
Meski harus kugapai langit dengan lidi.

Aku sudah mati
Cintaku untuknya sudah membunuhku
Menguburku di jurang hitam hidup
Memakanku hingga aku lenyap di bawa air mata
Ke hitam putih dunia.

Karena aku mencintainya
Aku rela memberikannya kebahagiaanku dan hidupku
Dan karena ia teramat serakah
Ia renggut semuanya hingga satu satunya yang kupunya adalah udara kosong.

Aku terbirit di sudut malam
Menanti angin malam menerbangkanku ke ujung hitam
dingin dan gigil menjadi kekasih baru
Yang setia menyapa saat udara menjadi hitam.

Hatiku hancur tidak berbentuk
Lebur bagai air
Hidupku terkoyak sudah
Harapanku raib di hisap oleh kenyataan
Dan penyebab semua ini adalah cinta.

Cinta yang ada di hati
Sudah buatku hilang akal sehat
Yang ada hanya cinta dan cinta
Hingga khianat menyetubuhi janji manis

Di sini kulihat ia bahagia bersama cintanya
Ternyata setelah semuanya kuberikan ini balasannya untukku
Ini akhir dari cerita cintaku
Ini akhir dari kebodohanku
Ini akhir dari rasa sakitku
Ini akhir dari hidupku
Karena sekarang aku bahagia di bawah pusara terakhirku.


Cintailah aku seperti aku mencintaimu


Kekasih
Cintailah aku
Tidakkah engkau tau aku sekarat karena menanam cinta untukmu
Cinta yang akan meracuniku hingga lenyap.

Kekasih
Cintailah aku
Seperti fajar mencintai pagi
Menghangatkannya dengan sinar
Dan alunan burung burung kecil.

Kekasih
Cintailah aku
Seperti malam mencintai bintang bintang di hajat langit
Seperti tulus bulan mencintai awan hitam.

Kekasih
Cintailah aku
Dengan caramu
Dengan rasa di dada
Dengan sayangmu
Cintailah aku seperti jasadku mencintai jasadmu
Karena aku sangat ingin di cintai oleh angin sepertimu

terima kasih semoga bermanfaat.

0 Response to "Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sedih Banget"

Posting Komentar